Minggu, 11 Desember 2016

Desain Komunikasi Visual

Belajar Adobe Illustrator untuk Pemula
Bagian I



Sebelum kita jauh melangkah, ada beberapa hal yang mesti kita pahami. Terutama Desain Grafis atau istilah kampusnya Desain Komunikasi Visual (DKV). Merupakan bagian dari Ilumu Komunikasi hanya dengan cara yang berbeda. Kita ketahui bahwa cara menyampaikan informasi bisa melalui verbal (lisan), gerak tubuh (gestur), rasa dan visual. Baik kita breakdown satu-satu: 
  • Verbal: Menyampaikan informasi dengan berbicara. Kita bisa mengetahui keadaan teman kita dengan saling bertanya, kita bisa mengetahui harga motor di pameran ketika sales menghampiri kita dan berbicara. Intinya, itu. 
  • Gestur: Menyampaikan informasi dengan bahasa tubuh. Contoh kita tidak perlu menjawab "iya" cukup dengan manggut lawan bicara kita sudah paham atau kita nonton acara pantomim, tahu Charlie Caplin? Tanpa berbicara ia sudah bisa menyampaikan maksudnya.
  • Rasa: Lewat media Musik, makanan dan minuman, kok bisa?. Musik tanpa lirik bisa mewakili rasa dari penciptanya, biasanya nada minor menandakan kesedihan dan kemarahan sedangkan nada mayor menandakan keceriaan. Sedangkan makanan dan minuman, kalau ini pegalaman pribadi, jadi curhat?. Misalnya kita lagi marahan dengan pasangan, suatu ketika kita main ke rumahnya, terus pasangan kita menyuguhkan kopi, ketika kita minum rasanya PAHIT GILA, tanpa kita tanya dia masih marah atau tidak dari rasa pahit itu kita sudah tahu. Begitu.....
  • Visual: Nah ini yang berkaitan dengan desain grafis, jadi menyampaikan informasi dengan grafis/bentuk/gambar dan tulisan melalui media cetak atau elektronik. Tanpa kita bergerak, tanpa berbicara kita sudah bisa menyampaikan informasi.
Sedangkan Desain Komunikasi Visual?
  • Desain: Dalam hal ini diartikan rupa/bentuk. Selain itu juga bermakna rancangan.
  • Komunikasi: Kegiatan menyampaikan informasi
  • Visual: Segala bentuk yang terlihat
Jadi kita bisa simpulkan DKV adalah kegitan menyampaikan informasi melalui rupa/gambar. 

Untuk menunjang berkomunikasi lewat gambar, kita butuh aplikasi karena ini masuknya pada seni digital atau digital art. Dalam hal ini penulis menggunakan Adobe Illustrator atau disingkat AI, kenapa? Padahal ada banyak aplikasi desain ada Coreldraw, Freehand, dll. Jawabannya karena penulis bisanya pake Adobe Illustrator doang, sederhanakan?? hehe.

Kenapa Adobe Illustrator kok gak Adobe Photoshop aja? baik cek ilustrasi di bawah.
Perbedaan yang sangat mencolok adalah AI berbasis Vektor sedangkan PS berbasis Raster/Bitmap.

Dalam kursus kali ini kita akan bahas jauh mengenai Adobe Illustrator. Untuk Adobe Photoshop akan kita bahas setelahnya. Karena kedua aplikasi ini saling melengkapi. 

Dibagian berikutnya akan kita bahas apa perbedaan Vektor dan Raster. See you,,



   

Sabtu, 10 Desember 2016

Peberdaan Vektor dan Raster

Belajar Adobe Illustrator
Bagian II

Seperti yang sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, bahwa AI berbasis Vektor sedangkan PS berbasis Raster, kali ini penulis akan menjelaskan secara cepat dan sederhana tapi mudah diingat Simple and easy to remember, perbedaan antara Vektor dan Raster, yang secara tidak langsung nanti akan kita ketahui kapan kita menggunakan AI dan kapan kita menggunakan PS. Lihat ilustrasi di bawah.




  • Raster: Kalau diperbesar akan pecah seperti gambar di atas. Digunakan ketika ingin memanipulasi photo, painting, buat 3D art, bikin mockups, dll.  File yang berbasis Raster: Png, Jpg, Gif, Tiff/tif. 
  • Vektor: Mau sebesar apapun tidak akan pecah. Digunakan ketika ingin membuat media cetak yang nantinya di-print. File yang berbasis Vektor: Eps, Svg, Ai, Cdr atau sesuai format aplikasi yang dipakai. 
Gimana? mudah-mudahan mudah diingat...



Jumat, 09 Desember 2016

Antarmuka Adobe Illustrator

Belajar Adobe Illustrator untuk Pemula
Bagian III

Sebelum memulai mendesain tentu kita harus mengenal dulu antarmuka sebuah aplikasi, gunanya agar kita tahu pilihan-pilihan (option), tata letak dan merubah menjadi costum sesuai yang kita mau. Karena kali ini saya akan berbagi seperti apa antarmuka Adobe Illustrator CC 2013, untuk versi lain tidak banyak perbedaan jadi masih bisa disimak. Oke, langsung yah.



Nampak dari photo di atas ada beberapa tempat sentral/penting yang perlu kita ketahui dan nanti akan sering digunakan. Kalau kurang besar bisa diklik aja gambarnya, biar lebih jelas. Lanjut..

1. Menu : Pada menu terdapat File, edit, object, type, select, effect, view, window dan help yang masing-masing memiliki turunan pilihan. 
  • File: Simpelnya hal yang berkaitan dengan simpan-menyimpan, export file, merubah file menjadi jpg, pdf dan lain-lain adanya disini.
  • Edit: Copy-paste, undo-redo, edit preferences (pilihan edit jarang saya pake karena ada shortkey yang lebih mudah)
  • Object: Kalo ini yang berkaitan dengan objek atau bentuk yang kita buat nanti. Mau diputar, digrup, dikunci, diumpetin, diexpand atau convert, dan lain-lain
  • Type: Ini berkaitan dengan ketik-mengetik seperti menentukan bentuk paragraf, jenis dan ukuran huruf/font, dan lain-lain.
  • View: Ini berkaitan dengan apa yang mau kita lihat pada antarmuka, seperti: penggaris/ruler, guide, grid, zooming, tampilan bentuk menjadi outline, dan lain-lain.
  • Window: Yang berkaitan dengan tool/alat, efek yang akan kita gunakan nanti.
  • Help: Kalau mau minta tolong ke sini aja... haha


2. Control Panel: Ini terdiri dari: Paling kiri adalah keterangan objek yang sedang kita pilih/select, sebelahnya ada keterangan warna fill/warna dasar dan outline/garis pinggir yang sedang kita pilih/select. Sebelahnya adalah keterangan Stroke/besar-kecilnya garis pinggir objek (bisa dirubah). Sebelahnya lagi ada pilihan jenis stroke yang ingin kita gunakan begitu juga dengan sebelahnya (bisa dirubah). Kemudian ada opacity, ini berfungsi untuk mengurangi kadar ketebalan warna pada objek atau kita bisa merubah menjadi transparan. Terus ada Style, ini bisa merubah warna dasar objek menjadi texture yang kita inginkan atau yang sudah disediakan oleh AI. Lanjut, ada document setup, misalnya kita ingin merubah ukuran dokumen dari ukuran kertas A4 menjadi A3, nah dokumen disini pun bisa disebut artboard. Ingat yah!!. Sebelahnya ada Preferences, untuk merubah setting AI/pabrikan menjadi setting yang kita inginkan, seperti tampilan antarmuka dan lain-lain.



3. Workspace switcher: Paket alat yang disediakan oleh AI untuk mempermudah pekerjaan, misalnya kita ingin mengerjakan Typography, karena di sana sudah ada pilihannya maka alat yang keluar adalah alat yang sering digunakan untuk membuat typhography secara otomatis, begitu juga Tracing dan lain-lain. Ini bisa kita kostum, sesuai yang kita inginkan.

4. Tab Document: Pada AI CC 2013, kita bisa mengerjakan multi dokumen dalam satu waktu. Fungsinya seperti tab pada Google Chrome, mozzila, dll.

5. Tools Panel: Ini adalah kumpulan tool/alat yang akan kita gunakan sesuai dengan fungsinya. Dan yang paling sering kita gunakan karena pergerakan tool/alat tidak akan jauh dari sini. Ingat yah....

6. Panel Group: Apa yang terdapat pada window (yang tadi sudah kita bahas diatas) bisa kita munculkan di group panel ini agar tidak ribet buka-buka window lagi. Ini juga bisa kita kostum sesuai keinginan kita.

7. Status Bar: Tugasnya memberikan keterangan, misal dokumen yang nampak berapa persen, 100% kah, 200% kah. Kemudian yang terlihat di artboard keberapa? (kalau kita mengerjakan multi artboard. Dan disebelahnya bertugas untuk memberi keterangan alat/tools apa yang sedang kita gunakan. 

8. Navigator: Menavigasi; berfungsi untuk melihat ke samping (kanan-kiri) dan ke atas-bawah dokumen (sama seperti di microsoft).

PENTING!!
Tingkatkan bahasa Inggrisnya karena ada banyak istilah yang menggunakan bahasa Inggris atau minimal tahu arti/paham istilah yang sering digunakan seperti object, select, tool, fill, transform dan lain-lain.  

Shortkey:
  • Naik-turun dokumen: Scroll mouse
  • Perbesar-perkecil dok: Ctrl +, Ctrl - (selain ini tanda + diartikan ditambah), Alt + scroll mouse
  • Geser dok: Ctrl + Scroll mouse
  • Undo: Ctrl + Z
  • Redo: Ctrl + shift + Z



Selamat mencoba....